16 April 1991
Laylatul Jaa'izah (Night of Prize Giving)
08 February 1991
Cherry Pie di Suatu Musim Salju
Di luar sana, salju tak henti-henti turun.
Beku dan memutih segala suasana.
Dan aku yang merempuh putik-putik halus salju tadi, dengan bersepatukan Nike sneakers ... terasa jemari kakiku kebasahan oleh salju yang telah cair.
Tengah-hariku di Bay Tree di persisiran Great Western Road. Mengadap hot chocolate dan cherry pie .....
13 December 1990
Suatu Hari di Glasgow University
07 November 1990
Autumn - Winter 1990
05 September 1990
Keretapi Malam
18 October 1988
Where I was in 1987-1988 ....
- Dewsbury
- Blackburn
- Loch Lomond
- Edinburgh
- Newcastle upon Tyne
- London
- Paisley
- Stirling
- Falkirk
- Carlisle
- Sheffield
- Manchester
- Bradford
- Leeds
- Balloch
- Southall
- Stretenham
- Dover
- Calais
- Brugge
- Anterwerpen
- Breda
- Gorinchem
- Bremen
- Hamburg
- Odense
- Nyborg
- Helsinger
- Helsinborg
- Stockholm
- Fittja
- Tensta
- Rinkeby
- Goteburg
- Malmo
- Copenhagen
- Amsterdam
- Brussels
- Gent
09 October 1988
Tok Guru
My great grandfather the Tok Guru was a well known 'orang alim' originated from Penang. His name was Ahmad bin Abbas, or famously known as Lebai Ahmad.
Sometimes he goes under the pen-name Malik al Faqir al Haqir Ahmad bin Abbas Filfilan.
He passed away peacefully in 1963.
| Aqaaid al Iman, written by Tok Guru |
08 February 1988
Seketika Itu
Kelvigrove Park
Glasgow
Feb 1988
01 February 1988
di mana-mana
Sabarlah, tunggulah, haraplah dan yang terutama ... pohonlah kepada Allah, agar dapat kita bersama keranaNya.
Glasgow
05 January 1988
Rinduku Kini
pada Jannah
tapi bukan pada
berjenis sungai
atau merdu
bidadari memanggil
juga tiap pohon
yang ditanam
tapi padamu
oh Allah
biarlah hambaMu
yang sebegini dhaif
dapat bertemu
Tuhannya
Barrington Drive
Glasgow
Jan 1988
19 December 1987
Dua Pucuk Aerogramme
terfikir juga aku
pada setianya
kau berharap
apa kita
punya destini
yang mampu
mengajak pulang
hati mudaku
pada hangat
rindumu
Hunter Hall West
Glasgow University
Disember 1987
09 December 1987
Dialog
tanpa ku pinta
kembali menyegarkan
kisah-kisah manisku
siapapun engkau
ku berterima kasih
sepenuh hati
juga siapa tahu
kalau nanti
kita dipertemukan
(entah apalah pula ceritamu ...)
Masjid al-Furqan
Carrington Street
Glasgow
Disember 1987
19 October 1987
Kerinduan
aku di sini
terkapar sendirian
dingin suasana
menghambat diriku
ke dataran sepi
juga
kerinduan
yang selama ini
dapat kutahan
dan kusimpan
kemas-kemas
kini
tiba-tiba saja
datang berlari
Kelvingrove Park
Okt 1987
05 October 1987
The Adoration of the Rose
begini
kalaulah
harummu
dapat
ke mari
menyapaku
tak kupeduli
bekunya
Glasgow
Oakfield Avenue
Okt 1987
27 September 1987
Selamat Tinggal Malaysia
Subuh dengan kemalasannya.
Outing, menziarah sanak saudara, phone sahabat-sahabat, packing.
p/s 1: Stop di sini dahulu, jumpa lagi di Glasgow ya, insyaAllah.
p/s 2: Teruskanlah perjalanan ini sang kembara. Moga selamat sampai ke destinasi yang dicita.
13 August 1987
Lunchdate with My Childhood Crush
![]() |
| Yours Truly (r-l): middle row, number two Childhood Crush (l-r): middle row, number six |
12 July 1987
KL-Tg Malim-Ipoh-Sitiawan
10 July 1987
Sekapur Sireh 1987
Sukarnya bagiku untuk memulakan bicara. Tapi biarlah, biarlah kuajukan goresan tintaku begini.
Tiada yang 'grand' yang dapat kusertakan. Memang lama sudah kupendam dan kubiar suatu amalan yang menjadi kebiasaan (punning ...) i.e. mencatat peristiwa yang berlaku lewat hari-hari yang berlalu di 'diary kenangan', setiap tahun, setiap peristiwa yang kukira telah mendewasakan aku ... kutulis dalam diary.
Tapi 1/2 tahun pertama 1987, kerutinan terpaksa kuhentikan. (Aku harus menumpukan 100% pada Advanced Level Exam.)
Aku kini kembali ... bersama berjuta kata-kata yang indah ... kenangan yang gemersik dan catatan-ctatan kenangan yang mengasyikkan. Aku kini kembali dengan berbekal motivasi dan keazaman yang kukuh.
Ingin bersamaku sayang?
Boleh, kau boleh menuruti setiap lingkaran kenangan itu tapi dengan syarat, usah kau buat ulasan atau sebarang komentar.
Ini adalah aku. Kau adalah kau.
Tak ada yang sama.
That's it. Permisi dulu.
Wassalam.
Sincerely,
Shamanis
17 May 1987
Iza
![]() |
| Garfield Pencil Topper |
![]() |
| Sweet corn as sweet as my dear Iza |
17 April 1987
Jie
![]() |
| Stesen bas Teluk Intan sekitar tahun1987 |
Petang semakin lewat. Setelah hujan reda, segera ku tinggalkan masjid untuk ke stesen bas. Elok tiba saja aku di sana ... bas Hutan Melintang terus berlepas tanpa sempat ku naiki.
Al Buraq: Through the Scientific Lenses
(17:1) Glory be to Him, Who transported His Servant one night from the Masjid-i-Haram to the distant Temple, whose surroundings We have bles...
-
I could sometimes, be quite melodramatic. A simple example would be, sniveling over the PETRONAS adverts . How pathetic could that be. ...
-
January-February The year started when I was still in a denial mode. It was slightly just a month after I left school. I left...
-
To Sir, Cikgu, and Everyone in Between What do my dear father, my uncle Pak Alang, my mother-in-law, my eldest brother Yeop, my big brother ...















