- Dewsbury
- Blackburn
- Loch Lomond
- Edinburgh
- Newcastle upon Tyne
- London
- Paisley
- Stirling
- Falkirk
- Carlisle
- Sheffield
- Manchester
- Bradford
- Leeds
- Balloch
- Southall
- Stretenham
- Dover
- Calais
- Brugge
- Anterwerpen
- Breda
- Gorinchem
- Bremen
- Hamburg
- Odense
- Nyborg
- Helsinger
- Helsinborg
- Stockholm
- Fittja
- Tensta
- Rinkeby
- Goteburg
- Malmo
- Copenhagen
- Amsterdam
- Brussels
- Gent
18 October 1988
Where I was in 1987-1988 ....
09 October 1988
Tok Guru
My great grandfather the Tok Guru was a well known 'orang alim' originated from Penang. His name was Ahmad bin Abbas, or famously known as Lebai Ahmad.
Sometimes he goes under the pen-name Malik al Faqir al Haqir Ahmad bin Abbas Filfilan.
He passed away peacefully in 1963.
| Aqaaid al Iman, written by Tok Guru |
08 February 1988
Seketika Itu
Kelvigrove Park
Glasgow
Feb 1988
01 February 1988
di mana-mana
Sabarlah, tunggulah, haraplah dan yang terutama ... pohonlah kepada Allah, agar dapat kita bersama keranaNya.
Glasgow
05 January 1988
Rinduku Kini
pada Jannah
tapi bukan pada
berjenis sungai
atau merdu
bidadari memanggil
juga tiap pohon
yang ditanam
tapi padamu
oh Allah
biarlah hambaMu
yang sebegini dhaif
dapat bertemu
Tuhannya
Barrington Drive
Glasgow
Jan 1988
19 December 1987
Dua Pucuk Aerogramme
terfikir juga aku
pada setianya
kau berharap
apa kita
punya destini
yang mampu
mengajak pulang
hati mudaku
pada hangat
rindumu
Hunter Hall West
Glasgow University
Disember 1987
09 December 1987
Dialog
tanpa ku pinta
kembali menyegarkan
kisah-kisah manisku
siapapun engkau
ku berterima kasih
sepenuh hati
juga siapa tahu
kalau nanti
kita dipertemukan
(entah apalah pula ceritamu ...)
Masjid al-Furqan
Carrington Street
Glasgow
Disember 1987
19 October 1987
Kerinduan
aku di sini
terkapar sendirian
dingin suasana
menghambat diriku
ke dataran sepi
juga
kerinduan
yang selama ini
dapat kutahan
dan kusimpan
kemas-kemas
kini
tiba-tiba saja
datang berlari
Kelvingrove Park
Okt 1987
05 October 1987
The Adoration of the Rose
begini
kalaulah
harummu
dapat
ke mari
menyapaku
tak kupeduli
bekunya
Glasgow
Oakfield Avenue
Okt 1987
27 September 1987
Selamat Tinggal Malaysia
Subuh dengan kemalasannya.
Outing, menziarah sanak saudara, phone sahabat-sahabat, packing.
p/s 1: Stop di sini dahulu, jumpa lagi di Glasgow ya, insyaAllah.
p/s 2: Teruskanlah perjalanan ini sang kembara. Moga selamat sampai ke destinasi yang dicita.
13 August 1987
Lunchdate with My Childhood Crush
![]() |
| Yours Truly (r-l): middle row, number two Childhood Crush (l-r): middle row, number six |
12 July 1987
KL-Tg Malim-Ipoh-Sitiawan
10 July 1987
Sekapur Sireh 1987
Sukarnya bagiku untuk memulakan bicara. Tapi biarlah, biarlah kuajukan goresan tintaku begini.
Tiada yang 'grand' yang dapat kusertakan. Memang lama sudah kupendam dan kubiar suatu amalan yang menjadi kebiasaan (punning ...) i.e. mencatat peristiwa yang berlaku lewat hari-hari yang berlalu di 'diary kenangan', setiap tahun, setiap peristiwa yang kukira telah mendewasakan aku ... kutulis dalam diary.
Tapi 1/2 tahun pertama 1987, kerutinan terpaksa kuhentikan. (Aku harus menumpukan 100% pada Advanced Level Exam.)
Aku kini kembali ... bersama berjuta kata-kata yang indah ... kenangan yang gemersik dan catatan-ctatan kenangan yang mengasyikkan. Aku kini kembali dengan berbekal motivasi dan keazaman yang kukuh.
Ingin bersamaku sayang?
Boleh, kau boleh menuruti setiap lingkaran kenangan itu tapi dengan syarat, usah kau buat ulasan atau sebarang komentar.
Ini adalah aku. Kau adalah kau.
Tak ada yang sama.
That's it. Permisi dulu.
Wassalam.
Sincerely,
Shamanis
17 May 1987
Iza
![]() |
| Garfield Pencil Topper |
![]() |
| Sweet corn as sweet as my dear Iza |
17 April 1987
Jie
![]() |
| Stesen bas Teluk Intan sekitar tahun1987 |
Petang semakin lewat. Setelah hujan reda, segera ku tinggalkan masjid untuk ke stesen bas. Elok tiba saja aku di sana ... bas Hutan Melintang terus berlepas tanpa sempat ku naiki.
31 December 1984
Penghujung Disember 1984
29 November 1984
Second Last Day in STAR
terlalu pilu hati ini
kerana terpaksa meninggalkanmu
segala kenangan dan segala cerita
yang ku alami di persekitaranmu
memberi kesan yang mendalam
dalam membentuk seorang aku
walaupun aku terpaksa berpisah
aku kan tetap mengenangmu
dan cerita-ceritamu
di sebalik pagar berduri
di celah bangunan konkrit
dan di dalam hati ini
10 November 1984
Last Day
Assembly buat kali terakhir. Penyampaian penghargaan sekolah kepada mereka yang berjasa, dan yang memenangi perlawanan.
Dapat:
- Sijil COLOURS Kriket
- Sijil Library Prefect
- Sijil NCO Kedet
- Hadiah Kriket Inter-House
Balik ke White. Souvenir dari Iguk. Bei datang, bagi t-shirt Adidas.
Solat Jumaat.
Took a nap. Tengok tv.
Malam: Farewell to Norris.
Malam: SPM, insyaAllah.
16 July 1984
Cricket Match STAR vs RMC
Sungai Besi
RMC batting first, 93 runs all out.
My bowling figures:
8-3-5-1 (8 overs, 3 maidens, 5 runs, 1 wicket)
Batting:
9 runs not out
Won the match.
11 July 1984
School Days
Al Buraq: Through the Scientific Lenses
(17:1) Glory be to Him, Who transported His Servant one night from the Masjid-i-Haram to the distant Temple, whose surroundings We have bles...
-
I could sometimes, be quite melodramatic. A simple example would be, sniveling over the PETRONAS adverts . How pathetic could that be. ...
-
January-February The year started when I was still in a denial mode. It was slightly just a month after I left school. I left...
-
To Sir, Cikgu, and Everyone in Between What do my dear father, my uncle Pak Alang, my mother-in-law, my eldest brother Yeop, my big brother ...











